|
BANK SWISS ADA REKENING 3 Milyard Sfr BERASAL DARI INDONESIA
From: E.U
Koran Swiss "CASH" tanggal : 5 Juni 1998, berbahasa jerman menulis dengan
judul asli :
AN SUHARTO SOLLEN WIR GESUNDEN ( SUHARTO HARUS BERTANGGUNG JAWAB )
Oleh: Wartawan Sybille Oetliker.
Sebuah perhimpunan gereja Evangelis Swiss, yang bernama (Brot für
alle/ Roti untuk dunia) dan SP (partai sosialis demokratik) bekerja dengan
aktif menelusuri harta simpanan Suharto di bank-bank Swiss. Kedua organisasi
ini mendesak pemerintah setempat agar memberi penjelasan tentang harta
kekayaan Suharto yang baru saja lengser keprabon. Namun pemerintah
Swiss memberi argumen yang sangat formal. Jarang terjadi departemenkeuangan
setempat, memberi kejutan seperti bulan yang lalu. Kritikan dari
Amerika dan kasus orang orang yahudi pada masa Nazi, yang konon hartanya
tersimpan disini, hanya membuat image bank bank swiss makin buruk. Semua
protes yang terfokus pada harta kekayaan itu, tak banyak memberi perubahansolusi.
Di dalam negeri sendiri, hal ini merupakan sebuah tamparan dan pelajaran,
dari kejadian yang lampau. Agar supaya di waktu yang akan datang bank bank
bisa lebih berperan profesional.
Ketidak pedulian komisi perbankan.
" Bermata petang " seru Cristoph Stückelberger, sekretaris
pusat, Roti untuk dunia, menyanggah jawaban Daniel Zuberbühlers, direktor
EBK (Eidgenössischen Bankenkommission) komisi perbankan. Tanggal 14
mei 1998, Stückelberger telah meminta EBK / komisi perbankan
: agar semua lembaga keuangan di swiss mengadakan penyelidikan harta kekayaan
suharto, familinya serta para pejabat pemerintahannya. Pemerintah swiss
harus selalu berperan aktif, tidak hanya bereaksi secara defensif. Komisi
perbankan meresponnya, sejak kejadian kasus Marcos, pihak nya lebih berhati
hati, terutama pada potensi kekayaan orang asing. Pihaknya bisa menyetop
bila kekayaan itu berasal dari korupsi atau penyalah gunaan, ....tegas
Züberbühler. Dalam kasus suharto ini, tak ada petunjuk bila dia
punya hubungan khusus di swiss, dan akhirnya dihubungkan dengan kasusnya
Macos dan Mobutu. Mendengar jawaban demikian Stückelberger tidak puas.
Sebagai anggota penasehat pemerintah, pada komisi pembangunan internasional
(Ratii-Kommission) dia akan membawa kasus ini dalam persidangan yang akan
datang. Stückelberger punya sederetan argumen, terutama mengacu pada
"Sunday Times" yang baru baru ini memberitakan pada salah satu artikelnya,
bila di perkirakan ....suharto adalah parner terbesar perusahaan Nestle
dengan deviden mata uang swiss frank. Dari sumber lain terpetik khabar,...bila
suharto-clan dengan perusahaan perusahaan raksasa swiss beroperasi dengan
aktif di indonesia. Laporan lain adalah kunjungan suharto yang singkat
tahun lalu di swiss. Disitu kesempatan untuk mentransfer harta kekayaan
keluarganya. Akhirnya di indonesia terjadi tekanan politik yang menghendaki
pemerintahan baru.
Sidang parlemen tentang kasus suharto.
SP (Partai sosialis demokratik) memberi tekanan khusus. SP meminta
agar pemerintah dengan cepat mengusut harta suharto dan familinya pada
bank bank. Ada 3 (tiga) Milyard Swiss Frank, rekening ditemukan pada statistik
bank nasional berasal dari Indonesia. Itu berarti dugaan SP telah mendekati
kebenaran, bahwa harta suharto-clans juga akan ditemukan. Christoph Stückelberger
dan SP menyayangkan image bank bank swiss yang kotor, itu tentu direktor
EBK/komisi perbankan tak memahaminya.
Zuberbühler, direktor EBK menegaskan:...tak ada negara lain yang
mempunyai aturan hukum seketat swiss, khusus mengenai potensi kekayaan
orang asing. Kasusnya diktator Zaire Mobutu tahun lalu di bahas,
yang menyimpan milyard-an di swiss. Saat EBK melakukan pengusutan,
pada hari itu telah dibawa kabur 6 juta swiss frank. Rudolf Strahm,
penasehat pemerintah di Bern berpendapat lain dengan koleganya di
SP itu,....siapa berargumen demikian, belum tentu kenyataannya. Bahwa
sekarang ini standar aturan perbankan swiss, berbeda dengan sepuluh
tahun yang lalu. Fraksi SP akan memulai sidangnya pada musim panas
tahun ini, dengan tema pokok harta suharto-clans. Sementara Mathias
Krafft direktor kementerian luar negeri yang membidangi hak hak rakyat
mengungkapkan :...selama tidak adapetunjuk yang konkret tentang kekayaan
suharto di swiss dan selama kami tidak mendapatkan signal dari pemerintah
Indonesia, serta dimintakan bantuan hukum,...tangan kami tetap terikat.
Roti untuk dunia dan SP akan mencari jawaban yang resmi untuk membongkar
kasus ini. Mereka akan menekan dengan keras agar pemerintah swiss
memberi kesempatan, sehingga kasusnya bisa berkembang secara strategis.
Buang musuh rakyat. Di jakarta tentara membuang figur suharto.
Bagi pambaca yang akan mengetahui artikel aslinya, silahkan klik :
www.cash.ch (pada archiv 5 juni 1998)
http://www.munindo.brd.de/medien.html
Salam reformasi, bila perlu akan saya kirimkan yang original. Tuggu
apa lagi ayo desak President Habibie untuk
memdesak pemerintah Swiss
sekian terima kasih.
E.U |